LokasiAduBanteng.com

Minikmati Pertandingan Adu Banteng Korea Selatan

Minikmati Pertandingan Adu Banteng Korea Selatan

Minikmati Pertandingan Adu Banteng Korea Selatan Adu banteng adalah salah satu budaya daru Korea Selatan, permainan adu banteng sangat di minati oleh penduduk Korea Selatan maupun para wisatawan yang menginjakkan kakinya ke korea selatan. Permainan adu banteng telah menjadi sebuah festival  di Negara Korea Selatan.

Permainan adu banteng di Korea cukuplah terkenal, tontonan yang disajikan untuk para penonton adalah pertarungan antara banteng dengan banteng. Dalam permainan adu banteng ini tidak ada yang namanya matador, didalam arena adu banteng hanya ada pemilik dari sang banteng dan wasit.

Berita mengenai banteng kali ini akan dikutip langsung dari Korea Selatan. Iya seebelumnya berita tentang banteng sudah dijelaskan dari Jepang, maka kini kita akan menyebarang ke negara tetangga nya yaitu Korea Selatan.

Korea Selatan bukan hanya dikenal karena K-Drama maupun K-Pop, selain itu ada juga hiburan judi adu banteng atau pertandingan banteng di Korea Selatan yang cukup banyak dikenal di Asia.

Tidak ada darah, tidak ada matador, baik atau bahkan jubah berwarna – warni nya. Di Korea Selatan banteng hanya melawan banteng.

Dimulai dari adu banteng dengan berat 600 kg sampai dengan 800 kg dengan diwarnai sesuai dengan ciri khas bendera Korea Selatan untuk membedakan nya, dan kedua banteng pun mulai berbenturan kepala dan tanduk di arena adu banteng yang disinari matahari hangat dari Cheongdo, sebuah kota pedesaan di atas bukit.

Adu banteng seperti ini adalah festival tahunan yang sudah menjadi tradisi di Cheongdo dan penduduk disana sangat menghargai tradisi ini.

“Ketika saya bangun, hal pertama yang saya lakukan adalah melatih sapi jantan saya, membiarkan mereka menyeret ban. Kemudian, saya memberi mereka makan makan bubur yang bergizi,” Kata Lee Jin-gu salah satu peternak berusia 59 tahun yang telah melatih banteng aduan selama 7 tahun.

“Saya pernah tinggal di kandang, tidur di samping banteng saya selama seminggu,” kata Lee, yang dimana sudah 4 kali memenangkan hadiah dari pertandingan banteng.

Dalam festival, 96 sapi jantan akan bersaing untuk gelar banteng terkuat selama festival berlangsung. Festival ini diadakan setiap 18 – 22 April, total hadiah yang diperebutkan adalah 7 juta won.

Penduduk Cheongdo mengatakan bahwa adu banteng di daerah mereka lebih manusiawi daripada di Spanyol karena banteng tidak dibunuh oleh seorang matador.

“Adu banteng Spanyol adalah antara manusia dan banteng dan mengasumsikan bahwa pria akan mengalahkan banteng,” kata Lee Joong Geun, “Tapi adu banteng Cheongdo adalah perjuangan energik antara dua ekor lembu.”

Suasana karnaval pun dirasakan pada festival aduan banteng ini dengan hadirnya pemandu sorak, band lokal yang memainkan beberapa lagu. Bir dan daging sapi lokal juga tersedia di stand makanan ringan.

Salah satu penonton yang berasal dari Amerika Serikat mengaku awalnya dia bingung dengan konsep taruhan adu banteng yang saling membenturkan kepala nya, tetapi stelah dia coba untuk menonton lebih lama lagi akhirnya dia pun mengerti dan bisa menikmati pertandingan aduan banteng tersebut.

“Di Amerika Serikat, saya telah melihat rodeo, menunggang kuda liar, naik banteng. Tapi saya belum pernah melihat dua ekor banteng jantan berkelahi satu sama lain sebelumnya,” kata Maria Oliveira.

Lee Jin-Gu mengaku kasih sayang nya sangat mendalam terhadap banteng banteng nya. “It is a stronger devotion than parents might have towards their sons and daughters,”katanya.

Kini telah hadir juga Bullfighting Online , Aduan Banteng Online , Laga Banteng Online merupakan pertandingan banteng yang bisa kita pasang taruhan secara online, tidak jauh berbeda dengan taruhan ayam online yang sebelumnya sangat dikenal. Bullfighting Online , Aduan Banteng Online , Laga Banteng Online ini dijalankan dengan sistem live streaming , dan menjadi yang pertama di Asia.